Friday, April 29, 2011

HUKUM MUSLIMAH PAPAR DIRI

(1) “ Perempuan yg memotong badannya sendiri dgn gunting api neraka, kerana ia memperkenalkan dirinya kpd org lain.”
Yang dimaskudkan oleh hadith tersebut ialah wanita yang mendedahkan aurat untuk tontonan umum atau wanita yang bersolek dan berhias untuk ditunjukkan kepada lelaki yang bukan mahramnya.
Oleh itu janganlah seorang wanita meletakkan gambarnya yang mendedahkan aurat ATAU berhias cantik didalam internet samada dalam frienster atau lainnya sekalipun dengan niat mencari sahabat atau merapatkan ukhuwwah.
Menyertai frienster tidak semestinya perlu menonjokan kecantikan wajah atau tubuh badan.
Menulis dengan tulisan2 yang baik juga boleh merapatkan ukhuwwah dan mengembangkan tali persahabatan diantara sesama manusia.

(2) wajah wanita adalah sebesar2 fitnah yang mengundang berbagai maksiat dan dosa.
lagipun wanita adalah fitnah trbesar bagi lelaki.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita … .”(QS. Ali Imran : 14)

(3) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memberikan peringatan dari fitnahnya sebagaimana yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari shahabat Abu Said Al Khudri radliyallahu ‘anhu, beliau bersabda : “Hati-hatilah terhadap dunia dan hati-hatilah terhadap wanita karena sesungguhnya fitnah yang pertama kali menimpa Bani Israil adalah wanita.”

(4)Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam mengisyaratkan dengan sabdanya : “Sesungguhnya wanita menghadap dalam bentuk syaithan dan membelakang dalam bentuk syaithan.”

Para wanita menyerupai syaithon karena ia sebagai penyebab timbulnya fitnah bagi laki-laki seperti pernyataan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam di atas. Oleh karena itu hendaklah para wanita bertakwa kepada Allah dengan menjaga dirinya dan menjaga kaum lelaki dari fitnah yang ditimbulkan karenanya.

(5)sabda RASULULLAH S.A.W.;
Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah (cobaan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada (fitnah) wanita. (Muttafaq ‘alaihi)

(6)Jarir bin ‘Athiyyah al-Khathafi bersenandung:
Sesungguhnya indahnya mata-mata hitam wanita jelita
Telah membunuh kita dan tiada lagi menghidupkannya
Mereka pun taklukkan si cerdas hingga tiada berdaya
Sedang mereka manusia paling lemah dari ciptaan-Nya



Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, kerana itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Surah Al-Ahzaab 33:59]

No comments:

Post a Comment